Fakta-Fakta Seputar Go-Jek

definisi Gojek (tulisan orisinil GO-JEK) merupakan perusahaan yang melayani layanan ojek di mana saja untuk siapa saja yang membutuhkan secara online. Gojek bermitra kepada pada pengendara berpengalaman di Jakarta, Bandung, Bali, dan Surabaya. Selain sanggup mengantar orang ke suatu tempat, Gojek juga melayani pengiriman barang, pesan antar makanan, berbelanja, dan lain sebagainya.
Di kesempatan kali ini aku akan membahas fakta menarik wacana go-jek yang belum banyak diketahui. Apa saja itu
, simak berikut ini :

  • Harga perkilometer Gojek
Ojek pun sudah menawarkan sistem argo menyerupai taxi, tapi ini beda dengan taksi yang bila kena macet argo tetap jalan tetapi digojek argo tidak termakan oleh waktu, jadi kalau macet ya resiko dari tukang ojek yang bawa kita, kan yang tahu jalan kakak Gojeknya, untuk problem tarif sendiri ketika postingan ini dibentuk yakni RP. 4.000 / Kilometer, "wahhhh mahal juga kan mas, aku naik busway aja keliling jakarta cuman Rp.3500" hehe sabar dulu mas y.... kan gojek memiliki nilai plus yang tidak bisa ditandingi kompetitor yang lain yakni relatif tidak kena macet, kan motor bisa selap-selip dan sistem pick-up penumpang yang lebih variatif, coba bila simas dan simbak mau naik busway apa musti keluar kantor lgsung bisa naik, kan musti jalan dulu to ke halte buswaynya, belum lagi kal kena antrian beli tiketnya belum lagi bla bla... tuhh kn jad banyak positipnya... terus ada yang nanya gini " gw naik pake Opang bisa lebih murah mas, dari rumah ke stasiun cuman 20 rebu dengan jarak 8 kilo" ... hemmm emang murah mas tapi nggak semua opang bisa memberlsayakan tarif yang anda mau, dan salah satu kelebihan digojek merupakan penerapan tarif yang sistimatis jadi nggk ada tuh rumus sak - penake dewe...alias maunya tukang ojek sendiri, dimana sering kita dapatkan para opang ini menawarkan tarif transport paling mahal sedunia gara-gara kita belum kenal (baca: langganan) dengan kakak ojeknya.."hikz pengalaman ane sendiri negh mas,  bayar dari stasiun gambir ke gondangdia Rp 50 rebu padahal jaraknya cuman 4 kilometer-an, sebab memang gres pertama kali ngebolang jadi backpacker dijakarta". jadi bijaknya ..kalau simas dan simbak udah langganan dengan kakak Opang aku sih menganjurkan dengan si Opang sebab aku yakin banyak juga Opang yang jujur dan berintegritas bagus, tapi kalau simas dan simbak nggk mau kena korban atau nggk mau debat kusir ya jawabanya merupakan GOjek.
  • Pesan Gojek Harus memakai Aplikasi 


Diera serba digital ini Founder GOjek memang memeprlihatkan kejeniusannya untuk menangkap peluang perjuangan yang populer remeh yang karenanya dengan sentuhan teknologi menjadi sebuah perjuangan yang sangat menjanjikan, ini bukti bahwa sebuah perjuangan dengan sentuhan yang sempurna akan menawarkan sebuah feedback yang sangat bernilai, menyerupai halnya kejeniusan founder Facebook yang menciptakan situs isengnya karenanya menjadi sebuah animo tersendiri dikalangan umat manusia... siapa sih yang tidak kenal facebook, masyarakat teknologipun hampir 99.9% mengetahui facebook. sepakat kita kembali ke gojek, mas ngadmin sendiri belum pernah melihat orang yang pesan gojek tanpa aplikasi atau bahasa kasarnya secara manual, meski bisa saja  terjadi rider gojek melepas atributnya dan mengojek secara manual tanpa diketahui oleh sistem... tujuan gojek sendiri merupakan menawarkan cara yang mudah sebagai fasilitator antara pelanggan dan tukang ojek, sehingga semua pihak tidak dirugikan dan saling menawarkan laba dengan adanya akomodasi aplikasi ini, jadi simas dan simbak yang ingin memakai jasa gojek harus memakai aplikasinya dengan di download melalui google play atau app store.. lah kalau tidak pakai aplikasi gimana mas ngadmin? ya tentu anda tidak bisa memakai jasa ini, ya simpel to...  apalagi bila simas dan simbak pertama kali mendownload aplikasinya, maka simas dan simbak mendapatkan voucher gratis sebesar Rp50.000 nah loo akeh tohhh atau kalo dipakai bisa buat mengantar sampean semua memakai gojek sejauh 12.5 Km, atau bisa juga dipakai untuk fitur2 lain yang ada diaplikasi gojek.... ok yang belum download monggo di download ^^

  • Penumpang mendapatkan Shower Cap dan Masker Gratis
Bagi aku ini kelebihan GOjek dari Opang, sudah memudahkan pelanggan pesan ojek nggk pake capek harus ke pangkalan ojek kita juga mendapatkan shower cap (penutup kepala) dan masker gratis


  • GOjek Hasil Karya anak Bangsa

Dengan  segala kecanggihan Gojek sempat memunculkan banyak anggapan bahwa Gojek “bukan Indonesia”. Faktanya merupakan, CEO Gojek, Nadiem Makarim merupakan orang Indonesia. Gojek didirikan oleh  3 orang anak Indonesia : Nadiem Makarim, Brian Cu and Michaelangelo Moran, jadi GOjek merupakan orisinil made in wong indonesia, jadi kita patut berbangga bahwa kini telah banyak muncul ide-ide kreatif dari anak bangsa yang bisa menawarkan sumbangsih aktual buat rakyat bangsanya.

Brian Cu berperan sebagai Direktur Teknologi dan Keuangan, sedangkan Michaelangelo Moran merupakan Direktur Pengembangan Merek. Sekedar info, Michaelangelo Moran juga merupakan Co Founder dari Propreties Bali dan Arc Medispa. Brian Cu meninggalkan Gojek pada bulan Desember tahun 2012 dan kini merupakan Managing Director dari GrabTaxy, perusahaan induk dari…. GrabBike! Menarik bukan? makanya banyak kemiripan antara GrabBike dan GOjek lah wong lahir dari slah satu penggagas yang sama hehe

Meningkatkan pendapatan para tukang ojek di Jakarta merupakan mimpi Nadiem, dan mimpi mas Nadiem karenanya menjadi kenyataan, banyak gosip yang memberikan bergotong-royong GOjek menawarkan solusi ekonomi yang luar biasa, dari pendapatan 200 ribu hingga 1,2 juta sehari.... inget Sehari masbroooo...

Grab Bike, kompetitor Gojek memang berasal dari Malaysia.tetapi Gojek merupakan milik orang Indonesia. Mas Nadiem malah pernah berkata bahwa GrabBike hanya bisa menjiplak layanannya yang telah ia sediakan semenjak 2011 di Jakarta.

“Layanan yang dari Malaysia itu, GrabBike, hanya bisa meniru. Bahkan warna helm dan jaketnya sama menyerupai kita,”

  • Pendaftaran GO-Jek lebih selektif

Banyaknya orang yang berminat mendaftar di go-jek menciptakan registrasi gojek yang sudah memiliki anggota 10.000 lebih karenanya menutup beberapa alternative pendaftarannya , bahkan hingga ketika posting ini dibentuk pendaftaran via sms sudah dihentikan, atau yang sudah daftar via sms juga belum juga mendapatkan panggilan dari pengurus gojek, informasi yang ane dapet ya... kalau si gojek ini lebih memfokuskan ke para opang, jadi bila para pembaca ada yang masih ingin mendaftarkan gojek silahkan mendaftakan diri dengan memakai bendera opang (ojek pangkalan), ini bisa dimaklumi sebab CEO Gojek sendiri pernah berbicara kalau anggota gojek banyak yang dari ojek pangkalan dan memang salah satu keinginan pendiri gojek merupakan menawarkan penghasilan lebih kepada masyarakat yang butuh kerja, khususnya para tukang ojek... heheh ribet amet ya makna kata-katanya yang dimana pada dasarnya tukang ojek lebih diprioritaskan sehingga gojek tidak salah sasaran, soalnya dari mahasiswa hingga manager pun (baca: manager jadi gojek)  bisa menjadi Joki GOjek.