16 Tips Merawat Ponsel Layar Sentuh (Touchscreen)

Merawat ponsel bukanlah hal yang rumit untuk dilakukan, termasuk juga ponsel layar sentuh (touchscreen).

Yang pada penggalan layar tersebut merupakan bagian yang sensitif, apabila bermasalah maka aktifitas Kamu di ponsel sangat terganggu, bahkan mungkin tidak bisa sama sekali memakai ponsel akibatnya.

Penggunaan ponsel model touchscreen ketika ini semakin populer.

Perawatan pada smartphone layar sentuh ini agak berbeda dibandingkan tipe layar biasa.

Tips Merawat Ponsel Layar Sentuh (Touchscreen)
Sumber gambar: Wikipedia.org

Tips merawat ponsel layar sentuh (touchscreen) dengan benar:

#1. Melindungi layar dengan anti gores
Hal yang saya kira amat penting dilakukan untuk segera memberikan anti gores pada layar, agar layar terhindari dari yang namanya goresan.

Jika sampai terjadi tabrakan, akan sangat mengganggu dalam menavigasi ponsel.

#2.  Menjauhkan ponsel dari magnet
Meletakan atau menggunakan smartphone yang jauh dari medan magnet sangat penting, untuk menghindari menurunnya kinerja ponsel, dan hal yang lebih serius.

Kesalahan dalam meletakan ponsel di dekan benda yang mempunyai mangnet kuat. Hal ini bisa membuat ponsel sampai menjadi rusak.

Beberapa benda yang mempunyai magnet seolah-olah radio, TV, tape, speaker, dll.


#3. Jangan menekan layar terlalu kuat
Yang sepertinya cukup sering terjadi dan jarang disadari pengguna ponsel touchscreen yaitu ketika mengetik pada layar dengan menekannya terlalu berpengaruh.

Jika pada tombol ponsel biasa bolehsaja menekannya dengan besar lengan berkuasa, akan tetap pada layar touchscreen harus berhati-hati. Jangan sampai layar rusak karena ditekan terlalu berpengaruh.

#4. Hindari layar sentuh terkena panas matahari pribadi
LCD layar sentuh itu memiliki sifat liquid, sehingga sangat tidak baik jikalau terkena sinar matahari dalam waktu usang.

Hal itu  karena akan menurunkan kualitas dan kinerja layar sentuh pada ponsel,.

#5. Rajin membersihkan ponsel layar Sentuh
Dengan membersihkan layar sentuh (menggunakan kain lembut dan tidak berserat) yang juga kering, memiliki kegunaan penting untuk membersihkan kotoran abu yang melekat pada layar touchscreen.

Adapun untuk sela-sela layar ponsel maka dapat menggunakan cutton bud, lakukan pembersihan dengan pelan-pelan dan hati-hati.

#6. Jangan biasakan menaruh ponselnya di saku celana
Kurangnya pengetahuan dari pemilik ponsel sehingga banyak yang meletakkan ponsel di saku celana.

Hal ini kalau sudah menjadi kebiasaan, beresiko merusak kualitas layar ponsel, bahkan mampu membuat layar rusak parah.

Apalagi bila ponsel dimasukan ke celana ketat, maka mampu membuat layar touchscreen mengalami kerusakan sangat parah.

#7. Hindari volume suara terlalu tinggi
Dengan menghindari setting volume ponsel yang terlalu tinggi, maka kita mencegah terjadinya getaran yang terlalu berpengaruh pada ponsel dalam waktu lama.

Hal itu lantaran getaran yang kuat pada ponsel ini sangat berbahaya bagi konponen di dalam ponsel, terutama pada pecahan layar.


#8. Jauhkan handphone dari suhu tinggi
Hindari ponsel dari benda-benda atau lingkungan yang bersuhu tinggi, seolah-olah kompor, microwave dan semacamnya, karena suhu panas ini sangat berbahaya untuk kesehatan komponen-komponen ponsel.

Beberapa tips lainnya:

#9. Ketika berkeringat sehabis olahraga, sehingga badan berair oleh keringat. Hindari untuk menggunakan handphone ketika itu karena dikhawatirkan ponsel terkena keringat.

#10. Jauhkan ponsel dari anak kecil yang dapat menciptakan layar ponsel menjadi korban nantinya, karena mungkin ponsel dibanting-banting oleh anak kecil.

#11. Disarankan mematikan layar pada smartphone bila tidak dipakai. Hal ini untuk menjawa keawetan layar, menjaga kualitas warna dan menjaga intensitas komponen emisi cahaya pada layar.

#12. Rutin membersihkan layar ponsel mampu menghindari kerusakan pada layar, selain menghilangkan kotoran dan debu yang menempel. Bersihkan memakai kain yang lembut atau tissue yang memiliki tekstur halus. Lebih baik memakai kain khusus seperti kain microfiber.

#13. Pakai pelindung smartphone, mampu berupa casing atau flip aksesoris. Tujuannya mencegah gesekan pada smartphone dan layarnya, seolah-olah dikala memasukkan ke dalam dashboard mobil, kantong celana, atau dalam tas.

#14. Jauhkan dari benda tajam seperti pisau, cutter, gunting dan lainnya yang dapat merusak layar sentuh smartphone. Selain itu, kondisi suhu yang ekstrim (sangat panas atau sangat hambar) bisa merusak layar smartphone.

#15. Hendaknya memakai kesing orisinil. Kalau Kamu selama ini menggunakan kesing palsu sebaiknya lepaskan kesing itu, dan gantikan dengan gres. Menggunakan kesing palsu memiliki kualitas yang buruk sehingga mampu berdampak jelek pada layar.

#16. Lebih baik menggunakan tas, atau bahkan dompet kecil sebagai daerah meletakkan ponsel, daripada meletakkannya dalam saku celana lantaran mampu terjepit dan rusak.