12 Cara Mengatasi Laptop Yang Cepat Panas

Semakin lama menggunakan laptop, suhunya menjadi semakin panas. Sedikit banyak hal ini membuat pengguna laptop menjadi khawatir.

Laptop yang sering panas memang kabar buruk, lantaran dapat merusak komponen laptop itu sendiri.

Laptop Panas

Penggunaan laptop dalam jangka waktu lama, menimbulkan laptop menjadi panas.

Apalagi ketika memakai laptop untuk memainkan game yang berat-berat (sejenis game HD), menciptakan laptop cepat sekali panas. Selain juga memboroskan baterai.

Walaupun laptop mempunyai spesifikasi yang tinggi, akan tetapi bila sudah dalam keadaan panas maka performanya turun menjadi lambat. 

Yang parahnya dari laptop sangat panas, mengakibatkan hal jelek dan fatal, yaitu kerusakan komponen-komponen laptop itu sendiri.

Berikut Cara Mengatasi Laptop yang Cepat Panas:

1. Perhatikan Tempat Anda Meletakan Laptop
Hal ini sangat penting. Ketika menggunakan laptop, Anda harus menempatkan laptop pada bidang baik, yaitu daerah yang datar.

Selain itu, jangan menempatkan laptop pada kasur, atau bahkan dipangku.

Kalau lamtop di pangku maka dapat berbahaya bagi kesehtan dirimu sendiri, karena pada laptop terdapat suhu panas, energi listrik, dan radiasi yang sangat berbahaya bagi badan.

Jika meletakan laptop pada kasur yang empuk, hal itu menciptakan laptop menjadi sangat cepat panas.

Hal itu lantaran ganjal kasur akan menyerap panas laptop, yang berarti laptop berada pada bantalan yang panas.

Menggunakan laptop di kasur dalam jangka waktu yang usang, sangat beresiko tinggi menyebabkan komponen laptop mengalami kerusakan.

Untuk itu, disarankan membeli meja khusus untuk menggunakan laptop.

2. Gunakan Cooling Pad
Cooling pad mampu mengurangi overheat pada laptop, dengan cara mengalirkan udara segar melalui kepingan bawah laptop, sehingga sirkulasi udaranya menjadi lancar.

Namun, kalau salah dalam penggunaan Cooling Pad justru mampu membawa debu masuk ke dalam laptop. Kondisi ini rentan ketika cooling pad dalam keadaan kotor.

Oleh karena itu, niscayakan untuk rutin membersihkan cooling pad dari bubuk-debu yang menempel.

Adapun jikalau desain perangkat laptop dibuat sirkulasi udaranya di bawah monitor.

Hal ini menjadi problem ketika ingin memakai kipas Cooling Pad, karena tidak begitu berguna. Udara hanya berputar-putar saja disitu.


3. Bersihkan Laptop Secara Teratur
Bersihkan laptop dengan teratur, hal ini supaya sirkulasi udara pada laptop menjadi lebih baik, dan laptop terhindar dari panas yang berlebihan.

Hal lainnya, Anda mampu menggunakan kipas pada laptop yang juga sangat efektif untuk mencegah laptop mengalami cepat panas.

4. Istirahatkan Laptop
Banyak hal yang membuat laptop panas, hal yang pasti lantaran memakai dalam waktu sangat lama.

Disamping tubuh manusia perlu beristirahat, perangkat laptop juga perlu diistirahatkan.

Untuk itu, jangan menghidupkan laptop hingga seharian penuh, apalagi kalau tidak melakukan hal yang penting-penting amat.

Disarankan memakai laptop paling lama 4 jam, sesudah itu istirahatkan laptop sementara.

Hal ini penting dilakukan biar laptop terhindar dari panas yang berlebihan.

4. Buatlah Ruang atau Celah di Bawah Permukaan Laptop
Menggunakan bantalan laptop berupa bidang yang datar membantu mencegah laptop semoga tidak cepat panas.

Akan tetapi hal ini masih kurang kalau kau ingin menggunakan laptop selama beberapa jam atau dalam waktu yang lama.

Oleh lantaran itu, Anda mampu berikan ruang atau celah di bawah permukaan laptop sehingga dapat memperlancar sirkulasi udara, yang membuat laptop tidak cepat panas.

5. Perhatikan Aktifitas Anda di Laptop
Apabila perangkat laptop Anda gunakan untuk bermain game, terutama game berat, maka komponen-komponen laptop bekerja lebih berat, seakan-akan: Processor, Memory Utama dan VGA.

Hal tersebut berakibat pada timbulnya suhu yang tinggi pada laptop.

Untuk itu, bila Anda bermain game berat di laptop, tidak boleh usang-lama bermainnya, karena menciptakan laptop panas dan beresiko merusak komponen laptop.

Selain itu, tutup program software yang tidak sedang digunakan.

6. Lakukan Pengaturan pada Layar LCD
Setting layar LCD dengan tingkat yang tidak terlalu terang (kalau mampu disetting minim, tetapi tetap nyaman dipakai).

Hal ini akan mendatangkan dua keuntungan, yang pertama untuk menghemat baterai laptop, yang kedua mencegah laptop cepat panas.


7. Jika Menggunakan Laptop dalam Waktu Lama...
Apabila Anda ingin memakai laptop dalam jangka waktu yang usang, Anda harus meletakan laptop pada meja atau lantai yang hambar.

Jangan meletakannya di atas kasur yang menimbulkan sirkulasi udara pada laptop menjadi buruk. Dan menjadi panas lingkungan sekitar laptop.

8. Pastikan Kipas Berfungsi Normal
Kipas yang tidak berfungsi normal memicu cepat panasnya laptop dikala digunakan.

Karena jikalau kipas tidak berfungsi dengan normal menyebabkan hawa panas di dalam laptop menumpuk, dan sulit untuk keluar karena sirkulasi yang tidak baik.

Keberadaan komponen kipas sangat penting untuk mengalirkan hawa masbodoh di dalam laptop.

Untuk menjaga fungsi kipas, maka niscayakan tidak ada kotoran menumpuk pada kipas.

9. Cek kondisi Thermal Paste
Komponen yang cepat panas pada laptop yaitu processor, Biasanya pada belahan atas processor diberi semacam gel yang disebut thermal paste.

Tujuannya untuk mereduksi atau mengurangi panas yang dihasilkan oleh processor.

Apabila laptop masih gres, biasanya tidak ada kasus pada thermal pastenya, tetapi sehabis dipakai bertahun-tahun, lama-kelamaan thermal paste akan mengering.

Kondisi thermal paste yang mengering menyebabkan processor overheat, sehingga laptop praktis panas.

10. Mengecek Pengaturan BIOS
Melakukan pengaturan pada BIOS, lebih praktisnya dengan memakai software yang memiliki fungsi berupa setting pada power laptop.

Anda bisa mengatur dan mengoptimalkan penggunaan speed fan, dimana ini sangat berguna dalam mengatur suhu drive, prosesor dan komponen lainnya semoga tidak cepat panas.

Untuk melakukan ini, hanya boleh bagi yang sudah paham dan berpengalaman.

11. Jika Laptop Sudah Tua...
Setiap peralatan apapun akan memiliki kala pemakaian, termasuk laptop.

Untuk itu bila umur laptop sudah sangat usang, niscayanya peforrmnya tidak sebaik saat kala awal membeli laptop.

Disarankan untuk membeli yang gres. Tetapi jika Anda tidak memiliki budget untuk itu, maka Anda harus membatasi program yang berjalan di laptop. Jika program (software) masih bisa ditutup, maka tutup saja.

Hal ini dimaksudkan untuk mencegah laptop lemot, mencegah cepat panas, hingga mencegah terjadinya hang. Dengan cara meminimalisir running program.

Sehingga kerja laptop Anda tidak terlalu berat, dan mencegahnya cepat panas.

[UPDATE]

12. Jangan menginstal dan memainkan game yang spesifikasi laptop Anda tidak sanggup menjalakannya (Spec pas-pasan). Karena akan menciptakan komponen laptop bekerja terlalu keras.