Rekomendasi Spesifikasi Pc Desain Dan Editing Di Tahun 2018

Oleh:   Serhamo Tech Serhamo Tech   |   12/03/2018 04:36:00 pm
Komputer sebagai salah satu teknologi modern tentu tak sanggup lepas dari fungsinya untuk mempermudah pekerjaan manusia. Salah satu bidang yang benar-benar terbantu dengan adanya teknologi komputer yakni desain grafis dan editing multimedia. Apalagi dikala ini produk digital yang mempunyai nilai seni grafis 3D dan multimedia tinggi kian diminati.
Aplikasi modern untuk pekerjaan desain grafis dan multimedia menyerupai AutoCAD, Adobe Photoshop,  CorelDRAW, 3Ds Max, Adobe Illustrator, Adobe Flash, Adobe Premiere, GIMP, Inkscape, dan lainnya kian berkembang guna memenuhi kreatifitas yang kian rumit. Pelbagai fitur dan fungsi terus dihadirkan untuk mempermudah pengguna dalam mengkreasikan konten yang menarik.
Untuk mendukung pekerjaan desain grafis dan editing multimedia, diharapkan PC yang bisa menangani komputasi tingkat tinggi. Cuma PC dengan kemampuan produktifitas tinggi saja yang sanggup menanganinya. Program aplikasi untuk desain grafis dan editing multimedia menyerupai di atas mewajibkan pemakaian komputer dengan spesifikasi di atas standar. Ini bertujuan supaya pekerjaan menjadi lebih simpel dan konten yang dibentuk mempunyai nilai lebih.
Lalu, menyerupai apa komputer untuk pekerjaan desain grafis dan editing multimedia ? Bagaimana spesifikasinya ? Dalam postingan ini, Tekno Jempol akan membeberkan spesifikasi PC desain dan editing standar tahun 2018. Spesifikasi ini termasuk kelas mid end atau mid to high untuk bisa melaksanakan fungsi grafis/multimedia secara maksimal. Mengingat, kebanyakan software desain atau editing terbaru mempunyai kebutuhan spesifikasi yang tak jauh berbeda. Berikut ini penjelasannya

Spesifikasi PC Desain dan Editing Standar 2018

CPU 6 core/threads

Pertama, proses desain dan editing setidaknya memerlukan CPU atau processor yang mempunyai 6 core/threads. Tujuannya supaya pengerjaan produksi konten digital terasa lebih nyaman tanpa mengalami hambatan menyerupai lag, crash, atau delay yang akan menghalangi pekerjaan. Banyaknya jumlah core/threads juga akan mempercepat proses render sehingga bisa meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja.
CPU dengan 4 core/threads dan di bawahnya sesungguhnya masih sanggup menunjang pekerjaan desain grafis dan editing multimedia. Tapi, konten yang dibentuk mungkin tak terlalu rumit mengingat resource CPU tidak terlalu banyak.
Yang perlu diingat, CPU atau processor yang dipilih untuk pekerjaan desain/editing setidaknya diproduksi 3-5 tahun/generasi ke belakang. Karena, jikalau menggunakan processor generasi lawas tentu performanya jauh tertinggal daripada processor generasi terkini. Lagipula, processor 3-5 generasi ke belakang masih ditemui di pasaran sehingga anda masih bisa membelinya. Processor generasi lawas niscaya sudah tidak diproduksi lagi sehingga di pasaran hanya terdapat produk bekas. Contoh processor yang cocok dengan spesifikasi PC desain dan editing 2018 kali ini diantaranya
  • Seri Intel HEDT (Haswell-E dan di atasnya)
    • Core i7-5820K, -5930K, -5960X
  • Seri Intel Coffee Lake
    • Core i7-8700, -8700K
    • Core i5-8400, -8600K
  • Seri AMD FX (Vishera), misal FX-6300, -8310, -8320E, -8370, dll
  • Seri AMD Ryzen
    • Ryzen 7 
    • Ryzen 5 1600X, 1600
Baca juga : Tingkatan Processor Intel dan AMD Terbaik 2018

Kartu grafis modern dengan GPU kelas menengah ke atas (mid to high end)

Untuk menghasilkan konten grafis yang menarik, pemakaian kartu grafis dengan performa maksimal tentu tak boleh dilewatkan. Akselerasi GPU (Graphic Processing Unit) pada kartu grafis atau VGA card akan benar-benar membantu dalam produksi konten terutama yang membutuhkan detil dan ketelitian tinggi. Software untuk desain dan editing modern biasanya memerlukan kartu grafis yang sanggup bekerja maksimal untuk mengoptimalkan pelbagai fitur.
Pada spesifikasi komputer desain grafis untuk 2018 kali ini, kalian setidaknya memilih VGA card kelas menengah ke atas. Kartu grafis dengan spesifikasi kelas menengah umumnya mempunyai kemampuan processing grafis cukup tinggi dengan akurasi yang presisi.
Bagi anda yang berprofesi sebagai professional designer atau editor, mungkin bisa mempertimbangkan pemakaian kartu grafis workstation atau yang berlabel "professional". Sebagian software desain dan editing professional juga menyarankan pemakaian kartu grafis tersebut. Dari segi spesifikasi, VGA card professional tak jauh berbeda dengan kartu grafis standar konsumen.
Kartu grafis berlabel professional mempunyai GPU dengan kemampuan komputasi grafik yang jauh lebih mendetail dan presisi. VGA card semacam ini sanggup menjalankan transisi obyek grafis yang rumit dengan sangat halus dan nyaman. Kemampuan menyerupai ini tak banyak dimiliki oleh VGA card standar di pasaran. Dengan berlabel "professional", kartu grafis ini dibanderol dengan harga yang jauh lebih mahal daripada kartu grafis standar. (Baca : Mengenal Kartu Grafis Professional Nvidia Quadro dan AMD FirePro)
Sama menyerupai processor, VGA Card yang digunakan setidaknya menggunakan GPU 2-3 tahun/generasi kebelakang. Alasannya, performa masih tergolong memadai dan masih bisa dijumpai di pasaran. Contoh GPU VGA card yang cocok dengan spesifikasi PC desain dan editing 2018 kali ini diantaranya
  • Seri AMD Radeon RX
    • RX 470, 570
  • Nvidia Geforce GTX 1060
  • AMD FirePro seri Wx000, contohnya W5000, W6000, W7000, dan lainnya
  • NVIDIA Quadro
    • Seri Kxxx menyerupai Quadro K2000, K4000, K5000, dan lainnya
    • Seri Mxxx menyerupai Quadro M2000, M4000, dan lainnya
Baca juga : Urutan GPU VGA AMD dan NVidia Terbaik 2018

Memori RAM minimal berkapasitas 16GB

Salah satu hal penting dikala menentukan PC untuk desain dan editing yakni memilih memori RAM. Standar memori RAM yang digunakan minimal berkapasitas 16GB. RAM berkapasitas 16GB rasanya lebih dari cukup untuk memenuhi keperluan desain atau editing, mengingat sebagian software desain professional merekomendasikan pemakaian memori RAM hingga 8GB.
Baca juga : Memahami Fungsi dan Cara Kerja Memori RAM Pada Komputer
Tipe memori RAM yang digunakan setidaknya DDR4. Teknologi DDR4 tergolong gres sehingga banyak ditemui di pasaran. Jika CPU yang digunakan hanya mendukung memori DDR3, gunakan memori RAM DDR3. Supaya proses produksi konten berjalan optimal, memori RAM yang digunakan seharusnya dipasang secara multi-channel (dual, triple, atau quad). Metode pemasangan memori dual channel bisa mempercepat proses transfer data sehingga bisa meningkatkan kinerja komputer.

Media penyimpanan dengan kapasitas 1TB

Pada pekerjaan produksi film atau video, konten yang diolah biasanya mempunyai ukuran yang betul-betul memakan ruang penyimpanan. Oleh alasannya yaitu itu, pada spesifikasi PC desain dan editing kali ini menganjurkan pemakaian media penyimpanan minimal berkapasitas 1TB. Kapasitas 1TB rasanya lebih dari cukup untuk menampung bermacam-macam konten multimedia yang mempunyai resolusi tinggi.
Baca juga : Bagaimana Prospek CD/DVD/Blu-ray di Masa Depan ?
Untuk meningkatkan performa komputer, dianjurkan menggunakan media penyimpanan tipe SSD (Solid State Drive) atau SSHD (Solid State Hybrid Drive). SSD ataupun SSHD mempunyai kecepatan transfer data yang jauh lebih cepat daripada hard disk konvessional. Keduanya bisa meningkatkan performa komputer dengan cukup maksimal. Sayangnya, SSD dan SSHD dengan kapasitas 1TB mesti ditebus dengan harga yang cukup mahal. Kalau budget tak terlalu banyak, anda boleh  menggunakan media penyimpanan hard disk konvensional yang harganya relatif lebih murah.

Sistem operasi 64-bit

Dari spesifikasi di atas, sistem operasi yang sesuai untuk dipasang pada PC desain dan editing standar 2018 yaitu sistem operasi 64-bit. OS 64-bit akan berjalan maksimal pada processor atau kartu grafis modern dengan kapasitas memori RAM 4GB atau lebih. Kebanyakan software desain/editing modern dibangun untuk platform Windows. Oleh lantaran itu, sistem operasi yang wajib dipasang minimal Windows 8.1 64-bit atau Windows 10 64-bit. Sebagian software desain professional juga ada yang menyarankan pemakaian minimal pada Windows 7 SP1 atau Windows 8.
Baca juga : Alasan Windows 64-bit Lebih Aman Daripada Windows 32-bit
Apabila terbentur dengan harga lisensi Microsoft yang dirasa agak mahal, silahkan memasang sistem operasi alternatif dengan biaya lebih murah menyerupai Linux versi 64-bit. Saat ini, banyak software desain dan editing professional yang dibangun pada platform Linux. Kinerja antara platform Windows dan Linux juga tidak terlalu berbeda.

Komponen lainnya

  • Monitor dengan minimal resolusi Full HD 1920 x 1080 atau setidaknya ukuran layar 20" dan telah mendukung sinyal digital alasannya yaitu VGA Card modern kebanyakan menggunakan konektor digital untuk memaksimalkan fitur grafis
  • DVD-ROM untuk media instalasi sistem operasi, driver, atau aplikasi software desain/editing
  •  Koneksi internet broadband via LAN atau Wifi
  • Perangkat audio standar. Untuk editing musik atau lagu, perangkat Sound card embel-embel boleh jadi pilihan biar mendapat hasil konten bunyi yang lebih bagus.
  • Keyboard dan mouse standar. Bagi anda yang hobi menggambar sanggup mempertimbangkan perangkat Drawing Tablet untuk memudahkan proses menggambar secara digital.
  • Memilih Motherboard, case, dan PSU (Power Supply Unit) tinggal menyesuaikan komponen di atas atau platform yang digunakan.
Jika disimpulkan, spesifikasi PC desain dan editing standar 2018 yaitu
  • CPU multi-core (minimal 6 core dan disarankan rilis 3-5 generasi kebelakang)
  • Kartu grafis modern dengan GPU kelas menengah ke atas. Jika memungkinkan, bisa menggunakan kartu grafis professional
  • Memori RAM 16GB
  • Hard disk/SSD 1TB
  • Monitor resolusi Full HD 1920 x 1080
  • Sistem operasi 64-bit, baik Windows atau Linux
Spesifikasi komputer di atas tidak hanya sanggup digunakan untuk kebutuhan desain dan editing saja, tapi juga untuk kebutuhan mainstream (office, browsing, dan media center) serta hiburan menyerupai gaming dan virtual reality (VR). Komputer dengan spesifikasi di atas dipastikan sanggup digunakan untuk pekerjaan workstation menyerupai desain grafis, produksi video, atau content creation lainnya. Penjelasan di atas bisa menjadi panduan dan rekomendasi bagi anda yang ingin bekerja dengan PC atau membeli/mengganti hardware PC yang baru. Silahkan sesuaikan spesifikasi PC desain atau editing di atas dengan budget yang akan anda gunakan.
Baca juga : Begini Rekomendasi Spesifikasi PC Gaming di Tahun 2018

Contoh PC desktop rakitan dengan spesifikasi menyerupai di atas

KomponenProdukHarga*
ProcessorAMD Ryzen 5 1600Rp.2.550.000
MotherboardASRock AB350M-HDVRp.1.090.000
Memori RAMCorsair Vegeance LPX 16GB DDR4 (2x8GB)Rp.2.810.000
Hard diskSeagate 1TB SATA3 Rp.650.000
SSDTeam SSD TLC L5 120GBRp.520.000
VGA CardSapphire Radeon RX 570 ITX 4GB GDDR5Rp.4.795.000
CasingCube Gaming EzuryRp.360.000
PSUFSP Hexa Plus II 500WRp.575.000
TotalRp.13.350.000
*) harga dirangkum dari banyak sekali sumber.
Cara menciptakan rancangan spesifikasi di atas bisa dibaca pada artikel dengan judul Cara Membuat Rancangan Spesifikasi PC Rakitan
Contoh produk komputer desktop di atas mungkin bukan termasuk PC desain dan editing kelas high end. Tapi, setidaknya bisa digunakan untuk memproduksi konten digital dengan kualitas tinggi. Harga PC desain dan editing rakitan dengan spesifikasi di atas juga sengaja Tekno Jempol pilih dengan budget semurah mungkin biar sanggup dijangkau oleh banyak orang. PC rakitan (baru) untuk pekerjaan desain dan editing dengan budget 13 jutaan masih cukup masuk akal ditemui di banyak sekali toko komputer. Semoga bermanfaat...

Tampilkan Komentar