Memahami Proses Post Pada Uefi Bios

Oleh:   Serhamo Tech Serhamo Tech   |   12/03/2018 01:36:00 am
Dalam sistem komputer ketika ini, masuk ke sajian UEFI BIOS Utility tidak sulit. Saat komputer menyala, pengguna cukup menekan tombol tertentu pada keyboard. Tombol tersebut biasanya ditentukan oleh vendor komputer atau produsen motherboard yang digunakan.
Pada layar booting, biasanya sudah tertera tombol untuk masuk ke UEFI BIOS. Jika tidak ada, pengguna sanggup mencarinya lewat buku manual penggunaan komputer atau motherboard yang disertakan dalam paket penjualnya. Umumnya, untuk masuk ke dalam sajian UEFI BIOS biasanya memakai tombol “Delete”, ”Esc”, ”F2”, atau “F12”.
Salah satu kiprah penting UEFI BIOS ialah melaksanakan POST atau Power On Self Test. POST merupakan proses untuk mendeteksi dan menilik semua komponen komputer yang terpasang diantaranya menilik CPU, penanggalan/waktu, memory, controller, display adapter/kartu grafis, hard disk, serta keyboard sebagai perangkat masukan standar.
Jika dalam proses POST ditemukan kesalahan pada salah satu komponen komputer, maka UEFI BIOS akan mengeluarkan isyarat beep atau menampilkan pesan error lewat layar monitor.
Kode beep merupakan bunyi yang memakai tumpuan kode-kode tertentu sesuai kesalahan/error yang terdeteksi oleh sistem BIOS. Kode beep berasal dari speaker buzzer pada motherboard komputer dan merupakan prosedur umum untuk mendeteksi kesalahan pada proses POST. Pola isyarat beep biasanya ditentukan oleh produsen BIOS/Motherboard. Kode beep merupakan prosedur yang paling sering dipakai oleh sistem BIOS.

Kode beep pada AMIBIOS. sumber : bioscentral.com

Melalui isyarat beep, pengguna sanggup mengetahui jenis error yang terjadi dan hal yang dilakukan biar sistem kembali normal. Selain isyarat beep, sistem BIOS biasanya juga menampilkan pesan error sesaat sesudah proses POST selesai. Dengan pesan error ini, pengguna sanggup pribadi mengetahui perangkat apa yang mengalami kendala.
Beberapa pesan error yang biasanya terjadi diantaranya
  1. No Keyboard detected
  2. No HDD detected
  3. CPU Temperature too high
  4. No Booting device detected
  5. Error Checksum
Berikut ini yang harus dilakukan bila ada pesan error pada proses POST dan booting
Pesan errorTindakan yang harus dilakukan
No CPU installed/CPU test failedPastikan CPU terpasang pada soket dengan benar. CPU tersebut juga harus telah didukung dan dikenali oleh motherboard.
Memory test failedPastikan memori RAM telah terpasang dengan benar. Memori tersebut juga harus telah didukung dan dikenali oleh motherboard. Periksa juga slot memori. Bila perlu, bersihkan konektor memori dengan penghapus karet.
CPU temperature too high/CPU fan failedPeriksa pendingin CPU yang terpasang. Pastikan pendingin tersebut telah berfungsi dengan baik. Jangan lupa untuk memasang thermal paste pada heatsink fan (HSF) CPU. Jika ada, coba matikan fitur CPU Fan pada UEFI/BIOS biar pesan error tersebut tidak muncul
CPU voltage out of rangePeriksa kabel power supply yang terpasang pada motherboard dan pastikan telah berfungsi normal.
No keyboard detectedPeriksa kabel koneksi keyboard dengan motherboard
No storage (HDD) detectedPastikan kabel data antara motherboard dengan media penyimpanan (hard disk/SSD) telah terhubung dengan baik.
Date/Time error/Error ChecksumTerjadi kesalahan penanggalan komputer. Atur ulang penanggalan lewat sajian UEFI/BIOS. Ini menunjukan baterai BIOS akan habis. Segera ganti dengan baterai yang baru
HDD S.M.A.R.T errorHard disk mengalami beberapa kesalahan. Untuk lebih jelasnya, coba gunakan tool aplikasi S.M.A.R.T Monitor
Operating System not found/No Booting device detectedSistem operasi belum terinstal. Segera lakukan instalasi sistem operasi.
Pesan error yang ditampilkan mungkin akan sedikit berbeda pada beberapa komputer, tergantung motherboard yang digunakan. Namun, maksud dari pesar error di atas secara umum tidak jauh berbeda.
Pada beberapa motherboard high-end, terpasang Digital LED Message. Sama ibarat isyarat beep, digital LED message juga menampilkan simbol atau isyarat khusus begitu proses POST mengalami kesalahan. Untuk mengetahui maksud simbol atau isyarat yang ditampilkan, harus membaca buku manual yang tersedia pada paket penjualan motherboard tersebut.

Tampilkan Komentar