Memahami Internet Protocol Versi 4 (Ipv4)

Oleh:   Serhamo Tech Serhamo Tech   |   12/03/2018 12:36:00 am
IPv4 ialah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang dipakai di dalam protokol jaringan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) yang memakai protokol IP versi 4. Panjang totalnya ialah 32-bit, dan secara teoritis sanggup mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut ialah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang sanggup ditampung ialah 256 x 256 x 256 x 256 = 4.294.967.296 host.
Alamat IP versi 4 dibagi ke dalam beberapa kelas, dilihat dari oktet pertamanya, menyerupai terlihat pada tabel. Sebenarnya yang menjadi pembeda kelas IP versi 4 ialah tumpuan biner yang terdapat dalam oktet pertama (utamanya ialah bit-bit awal/high-order bit), tapi untuk lebih gampang mengingatnya, akan lebih cepat diingat dengan memakai representasi desimal.

Kelas A

Alamat-alamat IPv4 kelas A diberikan untuk jaringan skala besar. Nomor urut bit tertinggi di dalam alamat IP kelas A selalu diset dengan nilai 0 (nol). Tujuh bit berikutnya—untuk melengkapi oktet pertama—akan menciptakan sebuah network identifier. 24 bit sisanya (atau tiga oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Ini mengizinkan kelas A mempunyai hingga 126 jaringan, dan 16,777,214 host tiap jaringannya. Alamat dengan oktet awal 127 tidak diizinkan, alasannya ialah dipakai untuk prosedur Interprocess Communication (IPC) di dalam mesin yang bersangkutan. Range IP yang dizinkan dalam kelas ini 1.xxx.xxx.xxx hingga 126.xxx.xxx.xxx.

Kelas B

Alamat-alamat IPv4 kelas B dikhususkan untuk jaringan skala menengah hingga skala besar. Dua bit pertama di dalam oktet pertama alamat IP kelas B selalu diset ke bilangan biner 10. 14 bit berikutnya (untuk melengkapi dua oktet pertama), akan menciptakan sebuah network identifier. 16 bit sisanya (dua oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Kelas B sanggup mempunyai 16,384 network, dan 65,534 host untuk setiap network-nya. Range IP yang dizinkan dalam kelas ini 128.0.xxx.xxx hingga 191.255.xxx.xxx.

Kelas C

Alamat IPv4 kelas C dipakai untuk jaringan berskala kecil. Tiga bit pertama di dalam oktet pertama alamat kelas C selalu diset ke nilai biner 110. 21 bit selanjutnya (untuk melengkapi tiga oktet pertama) akan membentuk sebuah network identifier. 8 bit sisanya (sebagai oktet terakhir) akan merepresentasikan host identifier. Ini memungkinkan pembuatan total 2,097,152 buah network, dan 254 host untuk setiap network-nya. Range IP yang diizinkan dalam kelas ini 192.0.0.xxx hingga 223.255.255.xxx

Kelas D

Alamat IPv4 kelas D disediakan hanya untuk alamat-alamat IP multicast, sehingga berbeda dengan tiga kelas di atas. Empat bit pertama di dalam IP kelas D selalu diset ke bilangan biner 1110. 28 bit sisanya dipakai sebagai alamat yang sanggup dipakai untuk mengenali host. Range IP yang diizinkan dalam kelas ini 224.xxx.xxx.xxx hingga 239.xxx.xxx.xxx.

Kelas E

Alamat IPv4 kelas E disediakan sebagai alamat yang bersifat "eksperimental" atau percobaan dan dicadangkan untuk dipakai pada masa depan. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan biner 1111. 28 bit sisanya dipakai sebagai alamat yang sanggup dipakai untuk mengenali host. Range IP yang diizinkan dalam kelas ini 240.xxx.xxx.xxx hingga 255.xxx.xxx.xxx
Contoh Internet Protocol versi 4


Tampilkan Komentar