Manajemen Memori Pada Sistem Operasi Bab 1

Oleh:   Serhamo Tech Serhamo Tech   |   12/03/2018 02:06:00 pm
Memori yaitu sentra dari operasi pada sistem komputer modern. Memori yaitu array besar dari word atau byte, yang disebut alamat. CPU mengambil isyarat dari memory menurut nilai dari jadwal counter. Instruksi ini menjadikan penambahan muatan dari dan ke alamat memori tertentu. Instruksi sanksi yang umum, contohnya, pertama mengambil isyarat dari memori. Instruksi dikodekan dan mungkin mengambil operand dari memory.
Setelah isyarat dihukum pada operand, jadinya ada yang dikirim kembali ke memory. Sebagai catatan, unit memory hanya merupakan gugusan alamat memory; tanpa tahu bagaimana membangkitkan (instruction counter, indexing, indirection, literal address dan lainnya) atau untuk apa (instruksi atau data). Oleh alasannya yaitu itu, kita sanggup mengabaikan bagaimana alamat memori dibangkitkan oleh program, yang lebih menarik bagaimana gugusan alamat memori dibangkitkan oleh jadwal yang sedang berjalan.

Memori pada komputer 

Memori yaitu sentra acara pada sebuah komputer, alasannya yaitu setiap proses yang akan dijalankan harus melalui memori manager lebih dahulu. Sedangkan administrasi yaitu cara / pengaturan supaya sesuatu sanggup bekerja secara maksimal dan efisien. Sehingga sanggup didefinisikan bahwa Manajemen Memori yaitu cara / pengaturan memori supaya acara pada sebuah komputer sanggup bekerja secara maksimal dan efisien.
Memori harus diatur sebaik mungkin agar
  • Meningkatkan utilitas CPU yang sebesar-besarnya
  • Data dan isyarat sanggup diakses dengan cepat oleh CPU
  • Memori utama mempunyai kapasitas yang sangat terbatas sehingga pemakaiannya harus seefisien mungkin
  • Transfer data dari/ke memori utama ke/dari CPU sanggup efisien
Fungsi administrasi memori adalah
  1. Mengelola isu memori yang digunakan dan tidak dipakai
  2. Mengatur taktik alokasi memori
  3. Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan
  4. Mendealokasikan memori dari proses yang telah selesai
  5. Mengelola swapping antara memori utama dan disk
  6. Manejemen input/output data dari dan ke memori
Manajemen Memori dibedakan menjadi 2 (berdasarkan keberadaan swapping) yaitu administrasi memori dengan swapping dan administrasi memori tanpa swapping.
Manajemen Memori Tanpa Swapping yaitu administrasi memori tanpa pemindahan proses antara memori utama dan disk selama eksekusi. Sedangkan Manajemen Memori Dengan Swapping yaitu administrasi memori dengan pemindahan proses antara memori utama dan disk selama eksekusi.
Baca juga :

Contoh administrasi memori pada Sistem Operasi Multi-tasking
  • Relokasi
    • Pada sebuah sitem operasi, menejemen memori harus sanggup mengatur jadwal dalam memori ibarat alamat dan tumpuan program
    • Memori tidak mencukupi untuk menampung keseluruhan jadwal dan tidak semua bab jadwal diproses dalam memori
  • Proteksi
    • Proteksi memori digunakan untuk mencegah suatu proses mereferensi proses lainnya tanpa ijin
    • Selain itu perlindungan memori digunakan untuk mencegah adanya gangguan dari jadwal jahat pada proses tertentu
  • Sharing
    • Dengan adanya sharing memori, suatu proses sanggup berkomunikasi dengan proses lainnya
    • Contohnya menyebarkan isu dan mengakses bab memori yang sama
    • Sharing memori ini merupakan teknik yang tercepat untuk komunikasi antar proses
  • Logical Organization
    • Menejemen memori melaksanakan segmentasi pada  proses di memori tersebut
    • Dengan adanya segmentasi tersebut, modul-modul yang dimiliki setiap jadwal sanggup diakses atau dimodifikasi oleh jadwal yang lain
  • Physical Organization
    • Menejemen memori sanggup mengatasi perpindahan isu diantara dua level memori yang digunakan
Pengikatan alamat yaitu cara isyarat dan data (yang berada di disk sebagai file yang sanggup dieksekusi) dipetakan ke alamat memori. Sebagian besar sistem memperbolehkan sebuah proses user (user process) untuk meletakkan di sembarang kawasan dari memori fisik. Sehingga, meskipun alamat dari komputer dimulai pada 00000, alamat pertama dari proses user tidak perlu harus dimulai 00000.
Pada beberapa kasus, jadwal user akan melalui beberapa langkah sebelum dihukum Alamat pada source jadwal umumnya merupakan alamat simbolik. Sebuah compiler biasanya melaksanakan pengikatan alamat simbolik (symbolic address) ke alamat relokasi dipindah (relocatable address).


Instruksi pengikatan isyarat dan data ke alamat memori sanggup dilakukan pada ketika :
  • Compile time : Jika lokasi memori diketahui semenjak awal, kode otoriter sanggup dibangkitkan, apabila terjadi perubahan alamat awal harus dilakukan kompilasi ulang. Misalnya : jadwal format .com pada MS-DOS yaitu kode otoriter yang diikat pada ketika waktu kompilasi
  • Load time : Harus membangkitkan kode relokasi kalau lokasi memori tidak diketahui pada ketika waktu kompilasi.
  • Execution time : Pengikatan ditunda hingga waktu sanksi kalau proses sanggup dipindahkan selama sanksi dari satu segmen memori ke segmen memori lain.
Alamat yang dibangkitkan oleh CPU disebut alamat budi (logical address) dimana alamat terlihat sebagai unit memory yang disebut alamat fisik (physical address). Tujuan utama administrasi memori yaitu konsep meletakkan ruang alamat budi ke ruang alamat fisik.
Hasil bagan waktu kompilasi dan waktu pengikatan alamat pada alamat budi dan alamat memori yaitu sama. Tetapi hasil bagan waktu pengikatan alamat waktu sanksi berbeda. dalam hal ini, alamat budi disebut dengan alamat maya (virtual address). Himpunan dari semua alamat budi yang dibangkitkan oleh jadwal disebut dengan ruang alamat budi (logical address space); himpunan dari semua alamat fisik yang berafiliasi dengan  alamat budi disebut dengan ruang alamat fisik (physical address space).

Memory Manajement Unit (MMU) yaitu perangkat keras yang memetakan alamat virtual ke alamat fisik. Pada bagan MMU, nilai register relokasi ditambahkan ke setiap alamat yang dibangkitkan oleh proses user pada waktu dikirim ke memori.

Tampilkan Komentar