8 Cara Mempercepat Kinerja Windows 7 Pada Pc/Laptop Lawas

Oleh:   Serhamo Tech Serhamo Tech   |   12/03/2018 11:36:00 pm
Windows 7 termasuk sistem operasi generasi jadul (jaman dulu) alasannya ialah sudah dirilis semenjak tahun 2009. Namun hingga kini, sistem operasi buatan Microsoft ini masih banyak dipakai oleh pengguna PC desktop atau laptop. Alasannya, Windows 7 masih sangat kompatibel dengan banyak software aplikasi dan cukup stabil khususnya pada komputer lama.
Terkadang, banyak pengguna komputer.laptop generasi usang yang mengeluhkan kinerja Windows 7 menjadi lebih lambat. Sedangkan, mereka belum punya kesempatan dan budget untuk upgrade ke komputer yang baru. Atau beralih ke OS Windows generasi terbaru (Windows 10).
Lalu, bagaimana solusi semoga kinerja Windows 7 jadi lebih cepat ? Kali ini, Tekno Jempol akan menjelaskan wacana cara untuk mempercepat kinerja Windows 7 terutama pada PC atau laptop generasi lawas. Bagi kalian yang juga pengguna OS Windows 7, silahkan baca dengan seksama!

Cara mempercepat kinerja Windows 7 untuk komputer lama

Pastikan PC/Laptop sesuai dengan spesifikasi kebutuhan Windows 7

Seperti halnya jadwal aplikasi yang lain, sistem operasi Windows 7 juga mempunyai spesifikasi kebutuhan komputer untuk sanggup dijalankan. Spesifikasi kebutuhan ini harus terpenuhi semoga sanggup menjalankan Window 7 dengan baik. Berikut ini spesifikasi kebutuhan minimal PC untuk Windows 7 berdasarkan informasi resmi dari Microsoft
  • Processor (x86 untuk versi 32 bit, x86-64/x64 untuk versi 64 bit) dengan kecepatan 1 GHz
  • RAM berkapasitas 1 GB (untuk versi 32 bit) atau 2 GB (untuk versi 64 bit)
  • Penyimpanan berkapasitas 16 GB (untuk versi 32 bit) atau 20 GB (untuk versi 64 bit)
  • Perangkat grafis yang sudah mendukung DirectX 9.0 dan WDDM 1.0
  • Perangkat pendukung menyerupai koneksi internet, DVD-ROM, USB, dan lain-lain.
Apabila komputer/laptop kalian sudah sesuai atau memenuhi spesifikasi kebutuhan di atas, maka Windows 7 niscaya akan berjalan normal pada komputer/laptop tersebut. Sebaliknya bila ada komponen PC yang tidak memenuhi spesifikasi minimal, bisa dipastikan kinerja Windows 7 tidak akan berjalan sesuai harapan.
Cara mengecek spesifikasi pada PC/laptop
  1. Tekan tombol Win + R (membuka kotak obrolan Run)
  2. Ketik dxdiag
  3. Pada tab System dan Display, kalian sanggup mengecek dan menyesuaikan spesifikasi sistem
  4. Atau klik kanan ikon Computer kemudian pilih Properties
Sebetulnya, bisa saja memasang Windows 7 pada PC desktop atau laptop yang tidak memenuhi spesifikasi kebutuhan. Hanya saja, nanti ada beberapa fitur yang tidak akan berfungsi dengan semestinya. Bahkan, fitur tersebut mungkin tidak akan sanggup dijalankan sama sekali.
Jika ada komponen komputer yang tidak sesuai dengan spesifikasi kebutuhan Windows 7, mungkin sebaiknya kalian mempertimbangkan untuk upgrade ke komponen yang baru. Produk PC desktop atau laptop yang dirilis tahun 2009 ke atas seharusnya sudah mempunyai spesifikasi menyerupai di atas.
Baca juga : Begini Cara Praktis Mengatasi Laptop Lemot Biar Kencang Lagi

Gunakan SSD

Pada seri sistem operasi Windows, Windows 7 menjadi OS pertama yang mendukung penuh perangkat SSD (Solid-State Drive). Secara default, Windows 7 juga sudah dioptimalkan untuk memakai perangkat penyimpanan tersebut. Salah satunya yaitu adanya kontribusi fitur TRIM.
Mengapa harus SSD ?
Saat bekerja, CPU dan RAM harus mengakses data dari media penyimpanan (semisal hard disk dan SSD). Jika media penyimpanan tersebut punya kecepatan yang lambat, bisa dipastikan CPU harus menunggu hingga data benar-benar diperoleh.
Baca juga : Trik Merawat Hard Disk Komputer Agar Awet dan Gak Gampang Rusak
Sedangkan bila memakai penyimpanan berkecepatan tinggi menyerupai SSD, CPU niscaya lebih cepat mengakses data untuk dieksekusi. Hasilnya, kinerja komputer jauh lebih kencang dan efisien.
Tujuan penggunaan SSD dalam hal ini untuk mengimbangi CPU, RAM, atau perangkat grafis (GPU) supaya mempercepat kinerja Windows 7 secara optimal. Jika ada salah satu komponen tersebut punya performa lambat, maka kinerja Windows 7 juga akan ikut melambat.
Keuntungan memakai SSD diantaranya
  • Akses data lebih cepat. Loading dan booting Windows 7 lebih kencang
  • CPU, RAM, atau GPU sanggup bekerja secara maksimal
  • Kinerja PC/laptop menjadi lebih optimal
  • Produktifitas semakin tinggi
  • Hemat daya listrik
SSD sendiri punya bermacam-macam bentuk dan ukuran. Untuk komputer desktop atau laptop generasi lama, mungkin cocok memakai SSD standar berukuran 2,5". SSD ini bentuk dan ukurannya sama persis dengan hard disk 2,5" pada laptop.
Baca juga : Tips Memperpanjang Usia SSD Agar Awet Dan Tetap Optimal

Mengatur prioritas dampak visual

Berikutnya, kalian sanggup mengatur tampilan dampak visual pada Windows 7. Seperti yang kita tahu, tampilan visual grafis pada sistem operasi Windows cukup menghipnotis kinerja komputer. Semakin manis tampilan Windows 7, maka semakin besar pula beban kinerja untuk perangkat grafis pada PC/laptop tersebut.
Berikut ini langkah-langkah untuk mengatur dampak visual Windows 7
  1. Buka aplikasi System Properties. Caranya, klik kanan ikon Computer kemudian pilih Properties. Klik pilihan Advanced system settings pada sisi kiri atas.
  2. Bisa juga memakai kotak obrolan Run. Tekan tombol Win + R kemudian ketik sysdm.cpl kemudian tekan tombol Enter.
  3. Buka tab Advanced
  4. Pada kotak bab Performances, klik tombol Settings
  5. Pada tab Visual effects, terdapat 4 pilihan
    • Let Windows choose... menyuruh Windows 7 untuk menentukan pengaturan terbaik yang sesuai dengan PC/laptop
    • Adjust for appearance. Mengatur untuk menampilkan dampak visual terbaik. Resikonya kinerja PC/laptop akan terasa lambat
    • Adjust for performance. Mengatur untuk mempercepat kinerja Windows 7. Resikonya kalian hanya mendapat tampilan visual yang standar.
    • Custom. Kalian bisa menentukan sendiri dampak visual yang ingin ditampilkan
  6. Jika selesai, klik tombol Apply/OK
Pilihan paling sempurna (atau bijak) yaitu Let Windows choose... Ini akan menciptakan Windows 7 menentukan sendiri pengaturan dampak visual yang sesuai dengan kemampuan komputer.
Tapi bila ingin meningkatkan kinerja Windows 7 lebih cepat, kalian sanggup menentukan Adjust for performance. Kinerja Windows 7 akan lebih kencang dengan konsekuensi tampilan visual menjadi tema klasik menyerupai Windows 9x.

Matikan service Windows yang tidak dibutuhkan

Berikutnya, bila kinerja Windows 7 masih terasa lemot, kalian bisa mematikan layanan atau service Windows yang tidak terlalu diperlukan. Windows service ialah sejumlah aplikasi yang berjalan di diam-diam untuk menyediakan fungsi-fungsi khusus. Tentu, tidak semua fungsi tersebut dipakai terutama oleh pengguna awam (termasuk kalian, mungkin).
Berikut ini cara mematikan service Windows semoga tidak terlalu membebani sistem komputer
  1. Tekan tombol Win + R (membuka kotak obrolan Run)
  2. Ketik services.msc
  3. Perhatikan bab Status dan Startup Type. Jika bab Status berisi label Started, maka service tersebut sedang berjalan. Tipe Startup terdiri dari Automatic, Manual, dan Disabled. Automatic berarti service mulai berjalan otomatis dikala komputer dinyalakan (Booting ke Windows 7), Manual berarti service gres berjalan dikala ada aplikasi/service lain yang dijalankan lebih dulu atau pengguna yang menjalankan sendiri. Disabled berarti service tersebut dinonaktifkan dan tidak sanggup dijalankan.


Berikut ini beberapa service pada Windows yang sanggup dinonaktifkan dengan aman
  • Computer Browser (Jika kau tidak terkoneksi dengan jaringan komputer)
  • Desktop Window Manager Session Manager (Jika kau tidak memakai tema Aero)
  • Diagnostic Policy Service
  • Distributed Link Tracking Client (Jika kau tidak terkoneksi dengan jaringan komputer)
  • IP Helper (jika kau tidak memakai IPv6)
  • Offline Files
  • Portable Device Enumerator Service
  • Print Spooler (Jika kau tidak terkoneksi dengan Printer)
  • Protected Storage
  • Remote Registry
  • Secondary Logon
  • Security Center
  • Server (Jika kau tidak terkoneksi dengan jaringan komputer)
  • Tablet PC Input Service (Jika kau tidak memakai fungsi Touchscreen)
  • TCP/IP NetBIOS Helper (Jika kau tidak terkoneksi dengan jaringan komputer workgroup)
  • Themes (Jika kau memakai tema klasik)
  • Windows Error Reporting Service
  • Windows Media Center Service Launcher
Tekno Jempol tidak menyarankan untuk menonaktifkan service di atas secara penuh. Namun, cukup diatur pada posisi manual.
  1. Klik kanan salah satu service di atas
  2. Pilih Properties
  3. Pada label Startup Type, pilih Manual
  4. Jika ingin menghentikan service yang sedang berjalan, klik tombol Stop
  5. Klik tombol Apply/OK

Nonaktifkan startup entry yang terasa berat

Beberapa jadwal aplikasi yang terinstall, kadang menciptakan startup entry semoga otomatis berjalan begitu Windows 7 dinyalakan. Hal ini sanggup kalian perhatikan dalam notification area pada taskbar sebelah kanan (di samping jam/waktu).
Namun semakin banyak startup entry, semakin berat pula booting Windows 7. Oleh alasannya ialah itu, kalian perlu menonaktifkan beberapa startup entry yang tidak diharapkan tapi cukup memberatkan. Berikut ini caranya :
  1. Tekan tombol Win + R (membuka kotak obrolan Run)
  2. Ketik msconfig
  3. Buka tab Startup
  4. Hilangkan tanda centang pada aplikasi startup yang ingin dinonaktifkan
  5. Klik tombol Apply/OK

Menghapus/uninstall jadwal aplikasi yang tidak diharapkan lagi

Saat ini ada begitu banyak jadwal aplikasi modern dengan ukuran yang tidak mengecewakan menghabiskan kapasitas penyimpanan. Ini akan mengganggu kinerja Windows 7 bila media penyimpanan kekurangan ruang kapasitas. Berikut ini cara menghapus/uninstall jadwal aplikasi pada Windows 7
  1. Buka Control Panel  
  2. Pilih Programs  
  3. Klik Uninstall programs  
  4. Pilih jadwal aplikasi yang berdasarkan kalian sudah tidak perlu digunakan
  5. Klik tombol Uninstall
  6. Ikuti prosesnya hingga selesai

Pasang driver versi terbaru

Meski memakai PC desktop atau laptop lawas, kalian tetap harus memasang driver dengan versi paling terbaru. Tujuannya semoga kalian tetap mendapat kinerja Windows 7 yang paling optimal. Setidaknya dengan driver terbaru, fungsi dalam komponen PC atau laptop sanggup dipakai secara maksimal.
Kalian sanggup mencari driver anyar lewat situs resmi vendor atau produsen komponen tersebut. Untuk laptop, kalian juga sanggup mencarinya lewat situs resmi produsen laptop yang bersangkutan. Tak hanya driver, di sana niscaya tersedia juga software aplikasi khusus, BIOS, buku manual, dan layanan kontribusi lainnya.
Jika masih tersedia, kalian juga sanggup melaksanakan update BIOS pada PC atau laptop kalian. Cara untuk memperbarui UEFI/BIOS sanggup kalian baca pada artikel dengan judul Pentingnya Update UEFI/BIOS Komputer

Update Windows 7 secara berkala

Terakhir yaitu lakukan update sistem operasi Windows 7 secara berkala. Windows 7 telah menyediakan Windows Update dengan fitur Automatic Update untuk memperbarui sistem secara otomatis dikala terhubung internet. Update Windows mempunyai kegunaan untuk membenahi error/bug, menambah fitur/dukungan untuk teknologi baru, dan mengoptimalkan kinerja komputer/laptop.
Cara melaksanakan update Windows 7
  1. Sambungkan PC/laptop pada internet. Pastikan koneksi internetnya cepat dan stabil
  2. Buka sajian Start
  3. Pilih All Programs
  4. Pilih Windows Update
  5. Klik pilihan Check for updates pada sisi kiri atas
Jangan lupa untuk menginstall Service Pack 1 untuk Windows 7. Service Pack 1 ini sanggup kalian temukan pada Windows Update.
Perlu diketahui, Microsoft akan menawarkan kontribusi update untuk Windows 7 hingga awal tahun 2020. Bagi kalian pengguna Windows 7 edisi Professional dan Enterprise, bisa mendapat kontribusi update hingga tahun 2023 dengan syarat harus membayar biaya tertentu.
Mungkin kalian juga harus melaksanakan perawatan atau maintenance pada komputer secara rutin. Hal ini bertujuan semoga PC kalian tetap baka dan tahan lama. Caranya sanggup kalian baca pada artikel dengan judul 7 Cara Merawat Komputer Windows Dengan Praktis Agar Kinerjanya Tetap Optimal
Itulah beberapa cara gampang untuk mempercepat kinerja Windows 7. Khususnya untuk PC desktop dan laptop generasi lama. Cara tersebut sudah cukup ampuh untuk meningkatkan kinerja PC dan memperbaiki performa Windows 7 yang terasa lemot.
Sambil mengaplikasikan cara di atas, kalian mungkin sebaiknya juga menyiapkan budget untuk membeli produk komputer/laptop gres dan beralih ke Windows 10. Windows 7 mustahil untuk terus digunakan. Teknologi akan semakin berkembang dan kita sebaiknya juga ikut menyesuaikan dengan teknologi tersebut.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat...

Tampilkan Komentar