Europol: Semakin Meningkat, Penjahat Cyber Targetkan ATM bank Untuk Aksi Pencurian Uang

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   9/28/2017 06:35:00 pm
Serangan cyber ATM bank Serhamo.net - Europol, badan penegak hukum di Eropa, dalam laporannya mengingatkan kepada pihak perusahaan bank untuk selalu waspada akan serangan siber yang mulai sekarang akan semakin meningkat.

"Para penjahat siber semakin sering mengakses mesin ATM melalui jaringan bank dengan sekelompok kurir yang sudah siaga menjemput uang curian mereka" kata Europol hari Selasa kemarin.

"Malware yang mereka gunakan telah berkembang secara signifikan dengan cakupan serta skala serangan yang tumbuh secara proporsional,” ungkap Steven Wilson, yang menjabat sebagai kepala pusat kejahatan siber EC3 Europol.

Dari pernyataan di atas, penjahat siber sekarang ini dapat melakukan aksi pencurian uang di mesin ATM Bank melalui jaringan komputer perusahaan Bank yang ditargetkannya. Cara ini merupakan tren baru dan dikatakan Europol sangat berbahaya, karena menyerang sistem kontrol.

Berbeda dengan penjahat dahulu yang ingin mencuri uang di mesin ATM, dalam aksinya mereka menggunakan perangkat skimming fisik seperti USB atau CD untuk menginstall malware kedalam ATM. Namun sejak 2015 cara seperti ini mulai ditinggalkan, para penjahat mulai menyadari bahwa ATM tidak hanya bisa diserang secara fisik tapi juga bisa melalui jaringan Bank.

Untuk masuk kedalam jaringan komputer bank, hacker terlebih dahulu mengirimkan sebuah email phishing ke pegawai bank, dan jika dibuka dan kemudian meng-klik sesuatu didalam email tersebut maka otomatis akan menginstall sebuah software yang akan menembus sistem jaringan komputer bank.

Kemudian sang hacker tersebut memberi perintah ke mesin ATM yang ditargetkan untuk mengeluarkan uang, komplotan penjahat siber yang sudah terlebih dahulu menunggu di mesin ATM tersebut hanya tinggal mengambil dan membawa kabur uangnya.

Europol lebih lanjut menyarankan kepada pihak organisasi-organisasi finansial untuk lebih bertindak mengamankan instalasi ATM mereka dengan membuat lebih banyak lapisan keamanan.

Tidak hanya laporan publik ini saja yang dirilis, Europol juga menyampaikan beberapa laporan pribadi kepada institusi-institusi terkait untuk dapat meningkatkan pengamanan ATM mereka dari serangan pembajakan.

Tampilkan Komentar