Swiss Buka Pabrik Penghisap Gas Karbon Di Udara untuk Dijual

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   6/04/2017 07:02:00 pm
Mesin Penghisap Gas Karbon Serhamo.net - Kemarin Swiss telah membuka Climeworks, sebuah pabrik komersial pertama di dunia yang menangkap gas karbon. Climeworks memiliki sebuah mesin besar yang dapat menghisap gas karbon di udara, pengembang mengatakan bahwa Climeworks diharapkan akan mampu menangkap 900 ton gas CO2 di udara atau setara emisi gas buang dari 200 kendaraan setiap tahunnya.

Lebih lanjut pengembang menyebutkan, gas Karbon yang sudah ditangkap dan diproses nantinya akan dialirkan langsung melalui jaringan pipa bawah tanah, kemudian dihembuskan ke dalam rumah kaca terdekat untuk membantu pertumbuhan tanaman sayuran.

Tingkat emisi gas karbon di bumi yang tiap tahunnya selalu meningkat memang sudah sangat mengkhawatirkan. Climeworks dalam pembukaan pabrik mengungkap bahwa usaha ini merupakan langkah awal untuk mencapai tujuan mereka yaitu menghisap 1 persen gas CO2 di dunia.

Meski apa yang dilakukan Climeworks terlihat baik untuk bumi, tapi tetap memunculkan perdebatan serta pro dan kontra apakah yang dilakukan Climeworks dapat berkontribusi besar menghapus gas rumah kaca yang ada di atsmosfer.

Seperti yang diungkap oleh insinyur senior riset Howard Herzog dari Massachusetts Institute of Technology, dirinya memperkirakan total biaya sistem yang diperlukan untuk menyedot dan mengelola gas karbon di udara bisa mencapai 1000 dollar AS per ton CO2, atau sekitar 10 kali lebih mahal dari biaya pembersihan gas karbon di pabrik bahan bakar fosil.

"Dengan harga itu, sangat menggelikan untuk dipikirkan sekarang. Ada banyak cara lain untuk melakukannya dengan harga yang jauh lebih murah," kata Herzog.



Climeworks sendiri saat ini memang belum membocorkan mengenai perincian biaya yang dihabiskan dari mesin penghisap gas karbon di udara, namun Climeworks menyatakan bahwa Swiss Federal Office of Energy (SFOE) dan Uni Eropa turut ikut membantu pendanaan operasi mesin tersebut.

Beberapa ilmuwan yang telah menuliskan laporannya dalam jurnal Science juga menyimpulkan bahwa penangkapan gas karbon di udara bukan solusi yang tepat untuk mengurangi emisi di bumi.

Tampilkan Komentar