Facebook dapat Mempromosikan Iklan dengan Menargetkan Remaja yang sedang Tidak Percaya Diri

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   5/01/2017 11:57:00 pm
Mempromosikan Iklan dengan Menargetkan Remaja berdasarkan perasaan Serhamo.net - Rahasia praktik periklanan Facebook kini menjadi sedikit lebih terbuka setelah adanya bocoran dokumen dari perusahaan asal Australia. Dokumen setebal 23 halaman itu kemudian diungkap oleh The Australian, secara rinci isi dokumen itu menjelaskan tentang Facebook yang mempromosikan iklan dengan target remaja berusia 13 tahun ke atas atau lebih muda berdasarkan emosional mereka. Model iklan seperti ini hanya ada untuk wilayah negara Australia dan selandia baru, belum diketahui apakah Facebook akan menerapkannya secara global.

Dilansir dari Ars Technica, Menurut laporan, Facebook dapat menawarkan serangkaian fakta dari emosional seorang remaja. Seperti contohnya remaja yang sedang mengalami "kehilangan jati diri atau kepercayaan diri", merasa "tidak aman", "dikalahkan", "cemas", "Konyol", "tidak berguna", "bodoh", "terbebani", "stres" dan juga merasa telah "gagal". Fakta tersebut merupakan perkiraan yang diambil Facebook berdasarkan bagaimana remaja menggunakan layanan media sosial Facebook.

Bukan cuma itu saja, The Australian dalam laporannya mengatakan bahwa Facebook juga dapat mengetahui suatu hal yang sedang diminati pengguna, misal saat-saat di mana pengguna muda sedang tertarik dengan "berolahraga dan menurunkan berat badan."



Dalam isi dokumen juga menjelaskan bagaimana alat pengenalan gambar yang digunakan Facebook dan Instagram dapat menunjukan informasi kepada pengiklan tentang "bagaimana seseorang secara visual mewakili momen seperti waktu makan." Lebih lanjut Facebook dapat mengungkap tentang bagaimana pengguna Facebook remaja mengekspresikan diri mereka.

Ketika dikomentari langsung oleh The Australian, perwakilan pihak Facebook Australia dengan cepat meminta maaf sebesar-besarnya, mengatakan bahwa kejadian ini merupakan kegagalan proses. Pihaknya juga mengatakan akan melakukan proses disipliner dan proses lainnya jika sesuai.

Kemampuan Facebook untuk memprediksi data, dan memanfaatkan data pribadi pengguna memang sudah bukan rahasia lagi, namun pengakuan yang dilakukan Facebook Australia "tentang bagaimana Facebook mengekspoitasi data pengguna targetkan remaja Facebook secara unik" merupakan yang pertama kali dilakukan oleh organisasi Facebook di dunia.



Tampilkan Komentar