WikiLeaks Rilis Dokumen Mengenai Penyadapan Global yang Dilakukan CIA

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   3/09/2017 12:13:00 am
CIA Serhamo.net WikiLeaks yang terkenal sebagai situs pembocor dokumen rahasia negara, kemarin menerbitkan ribuan dokumen terkait dengan aksi peretasan dan penyadapan skala besar yang dilakukan oleh badan intelejen negara Amerika Serikat, CIA.

Dokumen yang dirilis Wikileaks itu mempunyai kode nama Vault 7, dan memiliki total 8761 halaman. Dokumen tersebut menjelaskan tentang seluruh kemampuan dan kegiatan hacking yang dilakukan CIA dalam skala sangat besar. Pembocoran ini membuat Wikileaks menjadi organisasi yang membocorkan data rahasia CIA paling besar sepanjang sejarah. CIA nampaknya bernasib sama dengan NSA--yang pada tahun 2013 lalu alami kecolongan data rahasia dan dibocorkan oleh sang whistleblower, Edward Snowden.

Dilansir dari Gadget NDTV (08/032017) Berikut ini adalah beberapa temuan utama yang di dapat dari dokumen Vault 7.

1. WikiLeaks mengungkapkan, CIA menggunakan virus untuk mengubah Samsung Smart TV menjadi alat mata-mata.
Virus ini disebut sebagai Weeping Angel, dimana Smart TV yang sudah terinfeksi virus tersebut akan otomatis terinstal software khusus dan memungkinkan CIA untuk dapat mendengarkan percakapan disekitar area televisi itu, meskipun telah dimatikan.

2. CIA membuat aplikasi chat seperti WhatsApp, Telegram, dan Signal sudah tidak aman lagi. 
WikiLeaks melaporkan, CIA mampu menembus pertahanan enkripsi aplikasi chatting tersebut sehingga mampu untuk mendapatkan akses chatting pribadi pengguna guna mendapatkan informasi yang diperlukan intelejen.

3. CIA mampu melakukan peretesan pada smartphone berbasis Android dan iOS serta segala macam sistem komputer.
Apa yang kita dengar dari peretasan disini adalah CIA benar-benar mampu untuk mengendalikan perangkat ponsel pintar maupun komputer pengguna. Melalui ribuan sistem malware, virus dan trojan CIA dapat dengan mudah mengambil alih penuh perangkat pengguna, seperti mampu menyadap semua informasi sensitif yang ada di dalam ponsel komputer, mengendalikan kamera pada perangkat untuk memantau aktifitas pengguna, atau menggunakan mikrofon pada perangkat untuk mendengarkan suara yang ada di sekitar area perangkat pengguna.

Temuan ini juga pernah dibocorkan oleh Edward Snowden yang waktu itu dilakukan oleh NSA. Jika kalian ingin lebih mengetahui bagaimana NSA melakukan aksinya, kalian bisa melihatnya melalui film Edward Snowden.

Sang whistleblower juga memberikan cuitannya mengenai terkait ini.



4. CIA mampu meng-hacking sistem mobil dan menabrakannya untuk aksi pembunuha yang hampir tidak mungkin dideteksi.
Jika CIA bisa meretas segala sistem komputer, maka tidak heran bila badan intelejen amerika ini mempu meretas sistem dalam mobile. Dalam dokumen WikiLeaks menyebutkan, CIA tengah mencari cara untuk mengendalikan mobil atau kendaraan lainnya yang telah berhasil diretas dari jarak jauh. Meskipun lebih jauh WikiLeaks belum mampu memastikan hal ini, tetapi ini sangat memungkinkan CIA untuk melakukan aksi pembunuhan rahasia yang hampir tidak mungkin dideteksi.

5. CIA mnyembunyikan suatu kerentanan pada produk elektronik agar dapat dimanfaatkan untuk aksi peretasan.
Dari dokumen yang didapat, WikiLeaks menuding CIA telah menyembunyikan temuan kerentanan pada suatu produk elektronik (ponsel atau komputer) ternama besutan Google, microsoft atau juga Appl. Hal ini dilakukan CIA agar perusahaan tidak melakukan penambalan pada produk yang rentan diretas, dengan begitu CIA dapat leluasa memanfaatkan celah tersebut untuk aksi penyedapan.

WikiLeaks mengatakan, tindakan penyembunyian ini mempengaruhi hampir seluruh pengguna gadget canggih, termasuk kabinet AS dan CEO perusahaan raksaksa.

Siapa dalang yang melakukan aksi pencurian data rahasia CIA ini ?  WikiLeaks akan tetap merahasiakan identitas sang pembocor dokumen. Namun WikiLeaks menggambarkan sang pembocor ini sebagai bagian dari pemerintah Amerika Serikat. Sementara itu CIA sendiri masih belum menanggapi hal ini.

Bagaimana rekasi raksaksa teknologi terkait klaim wikiLeaks yang telah berhasil membocorkan data rahasia CIA ? Terkait hal ini Apple mengambil langkah menenangkan konsumen dengan merilis update terbarunya di iOS untuk mendapatkan keamanan terbaru. Sedangkan Google dan pendiri Linux masih belum memberikan komentarnya. Disaat yang sama Microsoft masih menyelidiki laporan WikiLeaks ini.



Tampilkan Komentar