Tingkat Radiasi di Reaktor Nuklir Fukushima Meroket jauh, Capai Angka Tertinggi Sejak Kecelakaan 2011 Silam

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   2/04/2017 01:31:00 am
Serhamo.net - Tingkat radiasi di dalam reaktor nuklir nomor 2 di Fukushima telah meningkat 100 kali lipat lebih berbahaya, sejak meledaknya 3 reaktor nuklir di tahun 2011 silam.

TEPCO (Tokyo Power Electric Company) melaporkan, mereka baru-baru ini melakukan pengiriman robot yang dilengkapi dengan kamera untuk memeriksa kondisi di dalam reaktor nuklir nomor 2 di Fukushima. Dari hasil pemantauan tertangkap gambar, adanya lubang berukuran 1 meter persegi pada kisi logam di bawah bejana reaktor, yang diduga disebabkan oleh melelehnya bahan bakar uranium.

"Mungkin  meleleh dan membuat lubang di penahan bejana, tapi itu hanya hipotesis pada tahap ini,"  kata Tatsuhiro Yamagishi,  juru bicara TEPCO.

Sejak kecelakaan ditahun 2011 silam, tercatat angka tertinggi radiasi di dalam reaktor nuklir mencapai 73 sieverts per jam, namun laporan baru yang dikirim hari Senin menyebutkan, level radiasi telah melesat tinggi ke angka 530 sivierts per jam, "angka yang sangat tidak terbayangkan" ungkap seorang ahli yang berada disana.

Bagi manusia dosis 1 Sievert saja dapat menyebabkan penyakit radiasi, sementara itu dosis 10 Sievert akan mampu membunuh manusia dalam beberapa minggu.

Proses pengidentifikasian lokasi masih akan terus dilakukan para ahli, mereka masih akan mengandalkan robot yang dikontrol jarak jauh untuk memeriksa kondisi di dalam. Robot ini di desain mampu menahan tingkat radiasi hingga 1000 Sievert, itu berarti mereka cuma punya waktu kurang dari satu jam sebelum robot ini rusak akibat serangan radiasi.

Tugas berat luar biasa akan terus dilakukan jepang untuk menyelesaikan masalah radiasi yang diperkirakan akan memakan waktu hingga 4 dekade kedepan.

Pemerintah Jepang diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar 190 miliar dollar AS atau setara Rp. 2.5 ribu Triliun, jumlah yang sangat fantastis itu, dua kali lipat lebih besar dari perkiraan jumlah yang dibutuhkan sebelumnya.

Tampilkan Komentar