OnePlus Curangi Hasil Benchmark Mereka, Benarnya Hasilnya Tidak Seperti Itu

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   2/07/2017 02:09:00 am
oneplus curangi hasil benchmark Serhamo.net - Kasus pencurangan skor Benchmark memang terkadang kerap dilakukan oleh vendor-vendor smartphone, sebut saja HTC, Sony, LG bahkan Samsung pernah melakukannya. Mereka menggunakan metode khusus agar mendapatkan skor Benchmark yang tinggi.

Dan kini giliran vendor smartphone asal China, OnePlus yang ketahuan melakukan manipulasi atas hasil Benchmark diperangkat OnePlus 3T. Hal tersebut diungkap oleh dua lembaga Benchmark, Geekbench dan XDA.
Seperti dilansir xda-developers.com, mereka melihat adanya keanehan pada kecepatan chipset Qualcomm Snapdragon 821 yang baru di OnePlus 3T.

Sang editor utama dari XDA Developer ikut terjun langsung untuk melihat keanehan ini. Untuk mengamati lebih dekat, dirinya menggunakan software Qualcomm Trepn dan Snapdragon Performance Visualizer agar terlihat dengan akurat bagaimana kecepatan CPU saat aplikasi Benchmark dibuka.

Hasilnya didapat, ketika Oneplus 3T menjalankan aplikasi benchmark, perangkat ini akan langsung berada di kecepatan CPU 0.98 Ghz untuk Core kecil, dan 1.29 Ghz untuk Core besar, padahal perangkat ini dalam keadaan idle (tidak melakukan apapun). Normalnya, kedua core seharunya berada di kecepatan antar 0.31 Ghz saat perangkat dalam keadaan idle. Setelah aplikasi dijalankan, benar saja OnePlus 3T dalam posisi idle ternyata diparkir pada kecepatan 0.31 Ghz. Memunculkan dugaan kuat, OnePlus 3T menggunakan mekanisme khusus pada aplikasi Benchmark untuk memanipulasi hasil.

Untuk pengujian lebih lanjut XDA Developer pun bekerja sama dengan Geekbench. Dari pengujian awal yang dilakukan. Didapat OnePlus terbukti memanipulasi hasil benchmark pada aplikasi AnTuTu, Androbench, Quadrant, Vellamo, dan GFXBench termaksuk GeekBench.
kasus seperti ini dilaporkan telah lama ada di smartphone OnePlus dengan ROM OxygenOS dan HydrogenOS. Kemungkinan besar kecurangan juga terjadi di OnePlus 3 atau OnePlus 2.

OnePlus sendiri cukup tenang menanggapi kasus ini, mereka beralasan hal tersebut dilakukan demi meningkatkan pengalaman pengguna perangkat ketika menjalankan game-game berat. Pihaknya juga mengatakan akan menghapus mekanisme tersebut.

lebih jelas, Ini dia tanggapan dari pihak Oneplus:
“Dalam rangka meningkatkan pengalaman pengguna yang lebih baik di aplikasi intensif dan game, terutama grafis, kami menerapkan mekanisme tertentu dan memodifikasi Nougat untuk memicu prosessor menjalankan aplikasi dengan lebih agresif. Proses 'pemicu' untuk aplikasi benchmark tidak akan hadir lagi di update OxygenOS berikutnya di OnePlus 3 dan OnePlus 3T.”

Tampilkan Komentar