Kelompok Hacker Rusia Targetkan Pengguna Mac OS untuk Aksi Pencurian Data

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   2/20/2017 04:38:00 pm
Apple Inc Serhamo.net - Kelompok hacker dengan kode APT28 atau biasa dikenal dengan Fancy Bear saat ini telah memperluas area target mereka. Sebelumnya kelompok hacker yang berada dibawah pemerintahan Rusia ini pernah menjadi dalang dibalik serangan cyber Democratic National Committee (DNC) serta penyadapan komunikasi militer Ukraina. Dan sekarang Fancy Bear menargetkan pengguna Mac OS .

Berdasarkan laporan yang didapat dari Bitdefender, APT28 menggunakan varian malware baru dari X-Agent yang mampu menembus pertahanan keamanan Mac dengan memanfaatkan celah di antivirus MacKeeper. Malware ini juga pernah digunakan untuk serangan cyber terhadap sistem operasi Windows, iOS, Andorid dan Linux. Adapun buktinya dilihat dari sangat miripnya alamat Command-and-control yang digunakan malware itu.

Sudah menjadi kebiasaan APT28, malware Mac ini ditugaskan untuk melakukan aksi pencurian data pengguna seperti password dan juga file backup iPhone yang tersimpan dalam Mac, termasuk juga untuk mengambil screenshot.

Sebegitu niatnya kah Fancy bear dalam menciptakan malware yang memiliki kemampuan menembus segala sistem operasi ? seperti yang sudah dikatakan, kelompok hacker ini beratas namakan pemerintahan Rusia dan itu akan masuk akal kenapa mereka membuat malware yang sangat berbahaya ini, ya tentu untuk memperluas area mereka untuk menyerang (dalam hal ini pencurian data) orang-orang penting (bukan masyarakat biasa) demi kepentingan pemerintah Rusia. Dan negara yang saat ini menjadi target serangan Cyber Fancy Bear adalah Ukraina, Spanyol, Rusia, Rumania, AS, dan Kanada. Hal ini juga tidak menutup kemungkinan masih terdapat negara lain yang menjadi sasaran Fancy Bear.

Sebagai langkah awal untuk menginfeksi Mac, sang hacker akan diam-diam lebih dulu menginstall backdoor pada Mac yang pada akhirnya mendapatkan akses data serta mencurinya. Pengguna Mac saat ini harus lebih ekstra berhati-hati dalam menaruh file penting, terlebih file backup iPhone yang tidak memiliki enkripsi.



Tampilkan Komentar