Hasil Studi: Aplikasi VPN gratis di Android rawan Malware dan pencurian data pengguna

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   2/02/2017 09:25:00 pm
Serhamo.net - Dilansir dari The Verge (02/02/2017) Hasil Studi mennyebutkan bahwa, aplikasi VPN gratis di Android rawan akan bocornya data pribadi pengguna dan juga bahkan beberapa aplikasi VPN gratis tidak dilengkapi dengan sistem enkripsi.

Bagi sebagian orang, menggunakan VPN (virtual private network) adalah cara yang ideal untuk menjaga privasi browsing pengguna atau untuk dapat mengakses konten internet yang diblokir akibat kebijakan di wilayah setempat. Aplikasi VPN juga melindungi pengguna dengan meng-enkripsi lalu lintas internet dan routing melalui negara yang berbeda, dengan begitu pengguna akan aman berselancar tanpa khawatir adanya serangan hacker. Namun dibalik keuntungan itu semua penggunaan VPN gratis di Android ternyata sangat berisiko.

Tercatat, Indonesia merupakan negara dengan persentase pengguna VPN terbesar di dunia, jadi jika kalian termasuk pengguna VPN simak risiko berbahaya dari penggunaan VPN gratis di Android.

Analisis yang dilakukan oleh Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO) dan University of California di Berkeley menemukan, dari 283 aplikasi VPN, 84 persen aplikasi membocorkan data traffic pengguna, 38 persen terdapat malware atau malvertising18 persen tidak melakukan enkripsi data saat pengguna melakukan browsing di internet. Tiga aplikasi VPN bahkan menyadap traffic pengguna, yang memungkinkan operator ikut membaca informasi pengguna, misalkan jika pengguna sedang membuka Gmail maka sang operator dapat pula membaca email pengguna.

Narseo Vallina-Rodriguez, seorang peneliti keamanan yang juga turut ikut meng-analisis 283 aplikasi VPN, mengatakan dirinya tidak terkejut dengan hasil studi yang di dapat "Bagi saya, fakta yang mengejutkan adalah bahwa orang percaya dengan teknologi semacam ini".

Ancaman yang menyerang keamaman privasi pengguna aplikasi VPN bisa bervariasi, "hanya dengan menyerahkan koneksi internet mereka ke aplikasi VPN, jika perusahaan yang menangani data pengguna tidak dapat dipercaya, mereka bisa memanfaatkannya untuk berbagai macam kerusakan" tambah Narseo.

Nah, salah satu solusi yang paling disarankan untuk menangani masalah tersebut adalah dengan menggunakan aplikasi VPN premium atau berbayar, cari lah penyedia VPN premium yang memiliki reputasi baik dan dipercaya.


Atau pun jika kalian terpaksa menggunakan apllikasi VPN gratis, cari pengembang aplikasi VPN gratis yang sudah mempunyai nama dan juga tentunya reputasi yang baik, hindari menggunakan aplikasi VPN gratis yang meminta izin akses terlalu banyak (seperti melihat kontak).


Tampilkan Komentar