Serukan Boikot Amerika Trump, Anonymous rilis daftar Nomor Telephone 'White House'

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   2/02/2017 12:23:00 am
Anonymous melawan Donald Trump, rilis nomor Telephone White House
Serhamo.net - Anonymous kembali muncul menyerang presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Grup peretas ini merilis daftar nomor yang diklaim sebagai nomor telephone 'white house', mereka juga menyerukan panggilan kepada warga dunia untuk boikot, divestasi, dan sanksi kampanye melawan AS bersama-sama #BDStheUS.

Mereka merilis daftar nomor telephone white house melalui halaman web White House Comment Line. Daftar nomor yang telah dikumpulkan oleh grup peretas ini, setidaknya menjadi cara alternatif yang efektif bisa juga dikatakan memaksa, untuk menbanjiri staff Trump dengan keluhan atau protes keras atas pemerintahan Trump.

Akun sosial media twitter terkait Anonymous, juga telah bergerak menyebarkan mandat dan gerakan #BDStheUS. Dalam mandatnya yang tertulis melalui pastebin, mereka mengajak pengikut untuk "membangun larangan perjalanan warga Amerika Serikat, memboikot produk US, melakukan divestasi US atau Trump terkait kepentingan bisnis, dan menerapkan sanksi terhadap rezim Trump dan semua Asosiasi"


Tidak hanya itu mereka juga membagikan video melalui Youtube--hal yang sudah menjadi ciri khas Anonymous--mengatakan, "Trump telah menunjukan tidak menghargai hukum internasional, hak asasi manusia atau kesusilaan umum".
"Sebagai warga dunia kita harus bersatu melawan tirani mana pun, muncul dan menantang itu," 
Anonymous mengajak komunitas global dari semua latar belakang dan ideologi untuk bergabung
dalam gerakan #BDStheUS sampai rezim Trump dibawa ke pengadilan.

Anonymous mendesak masyarakat AS untuk 'membebaskan diri' dari 'rezim Trump' dengan mendorong keras Trump untuk turun, warga AS perlu tindakan lebih, protes tidak lah cukup untuk meruntuhkan kepresidenan. "Lupakan membangun Amerika yang besar, bersama-sama kita bisa membangun manusia yang baik. "

Mereka juga mengatakan "ini bukan serangan terhadap Anda (warga AS), tapi tindakan tegas yang diperlukan"

Semenjak musim kampanye presiden AS berlangsung, Anonymous memang telah menyatakan akan berperang melawan Donald Trump yang dinilai merusak dunia. Namun terjadinya perbedaan pendapat yang ada di dalam organisasi, membuat Anonymous kehilangan tujuan dan melemah disaat-saat genting.

Baru di awal tahun ini mereka kembali muncul dengan tindakan nyata menyerukan gerakan besar "boikot, divest, dan sanksi kampanye melawan AS"

Kita lihat apakah kampanye yang digerakan grup peretas ini, akan berefek terhadap administrasi Trump dan kebijakan pemerintah AS.

Tampilkan Komentar