Yahoo: 1 Miliar Akun telah Diretas Hacker

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   12/15/2016 02:08:00 pm
1 miliar akun yahoo dibobol Serhamo.net - Mungkin hal ini bisa dikatakan sebagai salah satu kasus kebocoran data terparah sepanjang sejarah, Diungkapkan Yahoo! hari ini bawasannya 1 miliar akun Yahoo! yang berisi informasi sensitif dalam bahaya.

Belum lepas dari sorotan sebelumnya, september lalu Yahoo! juga sudah mengungkapkan kasus peretasan 500 juta akun yang terjadi pada tahun 2014. Dan kali ini dalam sebuah pernyataannya, bukan di tahun 2014 saja ternyata kasus peretasan terjadi sebelumnya juga pernah terjadi yaitu di tahun 2013 tepatnya bulan agustus, dimana data 1 miliar akun pengguna telah berhasil dibawa kabur oleh pihak ketiga. Data yang mungkin dicuri termasuk nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, alamat rumah, atau password. Sementara untuk informasi finansial seperti rekening bank, dan data kartu kredit disimpan dalam basis data yang lain, Yahoo percaya bahwa hacker tidak menyusup sampai kesana. Tapi saya rasa itu tidak menjamin bahwa data finansial tidak dicuri.

Sebagai respon terkait masalah ini, Yahoo! akan memberitahukan semua pengguna yang berpotensi terkena dampak untuk meminta mereka mengganti password secepatnya. Melihat kejadian ini tentu Yahoo! telah gagal untuk melindungi penggunanya, jika dihitung kejadian tersebut sudah terjadi 3 tahun lalu Yahoo! sangat terlambat dalam melaporkan kejadian tersebut, yang mungkin sang hacker telah menjual informasi mengenai data-data pengguna. Seperti yang sudah terjadi agustus lalu, seorang kriminal siber berjuluk peace menjual data yang berisi 200 juta pengguna Yahoo di pasar gelap internet. Yahoo juga mengimbau pengguna untuk hindari meng-klik link atau men-download lampiran dari email yang tampak mencurigakan.

Dilansir dari The New York Times (15/12/2016), dalam siaran pers juga didapat informasi bahwa hacker telah berhasil mengakses Kode hak berpemilik atas Yahoo. Hal ini memungkinkan sang hacker untuk membuat cookies untuk dapat mengakses akun pengguna tanpa perlu memasukan password.

Masih belum jelas bagaimana hacker dapat meretas sistem Yahoo, untuk masalah tersebut Yahoo masih belum mengungkapkannya.

Proses pembelian Yahoo! yang dilakukan oleh Verizon tengah berlangsung, dengan kesepakatan harga 4,8 Miliar dollar AS, adanya kejadian ini tidak heran jika Verizon akan meminta penurunan harga.

Tampilkan Komentar