Peneliti buat robot yang bisa bermimpi, Untuk Dapat Berfikir Sendiri Seperti Manusia

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   11/30/2016 04:39:00 pm
Artificial Intelligence (AI) Robot Serhamo.net - Manusia bermimpi itu hal yang biasa, lalu bagaimana dengan robot, apakah hal itu bisa terjadi ? Jawabannya adalah iya, peneliti DeepMind, yang berada di divisi Artificial Intelligence (AI) Google membuat hal tersebut terjadi. Peneliti memasukan video game klasik seperti Breakout dan Asteroids sebagai mimpi robot ketika sedang tidur.

Pada manusia, saat tidur malam atau juga siang membantu mereka untuk mengkonsolidasikan memori, mengubah memori jangka pendek untuk disimpan dan dijadikan memori jangka panjang, dengan melalui tiga proses yang berbeda. Pertama stabilisasi, lalu peningkatan, dan kemudian integrasi.

Stabilisasi adalah proses mengkodekan semua memori dalam beberapa millidetik, yang selanjutkan otak akan menguatkan (proses peningkatan) memori tersebut untuk menjadikannya memori jangka panjang. terakhir adalah integrasi memasukan memori baru kedalam beberapa memori lama menjadikannaya gabungan--dan memori tersebut akan bertindak layaknya sistem arsip. Kurang lebih proses seperti itu yang peneliti ingin terapkan kedalam robot.

Dalam mimpi robot yang berupa games Breakout dan Asteroids adalah untuk mengajarkan atau melatih sistem Artificial Intelligence (AI). urutan-urutan atau langkah-langkah sederhana yang diperlukan untuk menamatkan games tersebut dan meletakan fondasi untuk teknik pembelajaran yang diawasi saat itu juga.

Saat ini, DeepMind masih terus berusaha meningkatkan kemampuan dari robot tersebut agar bisa lebih mendekati kemampuan manusia salah-satunya dengan menerapkan game dengan tingkat lebih susah seperti Starcraft atau Labyrinth yang dimana nantinya robot dapat memvisualisasikan jalur terbaik untuk memenangkan game dan mengulanginya agar menjadi ahli dan dapat berguna untuk melakukan sesuatu.

Tujuan akhir dibuatnya robot yang bisa bermimpi adalah memindahkan hasil pembelajaran ke Artificial Intelligence (AI) lebih mirip seperti manusia: melalui eksperimen, dapat mengganti metode pembelajaran--dimana AI diberikan data untuk di analis--kemudian mencari pola untuk mempelajarinya sendiri tanpa harus diawasi. Membuat robot yang dapat belajar sendiri perlu waktu yang sangat lama karena terdapat jumlah variabel yang tidak terbatas, oleh karena itu untuk membuat hal itu dapat terjadi solusi terbaiknya adalah membuatnya bermimpi.

Hal ini masih dalam tahap penelitian Artificial Intelligence (AI), namun para peneliti sejauh ini ternyata sudah mendapatkan hasilnya, mereka melaporkan adanya peningkatan 10x kecepatan untuk tingkat pembelajaran.

Melihat peneliti sudah mencapai tahap ini, sepertinya beberapa dekade kedepan robot dengan kemampuan manusia akan dapat kita temui.

Tampilkan Komentar