Pendiri SpaceX: Orang yang Bergabung Dalam Misi Tinggal Di Mars, Harus Siap Mati

Oleh:   Serhamo Serhamo   |   10/03/2016 02:01:00 pm
Elon Musk di acara International Astronautical Congress (IAC) Serhamo.net - Minggu lalu Elon Musk selaku pendiri SpaceX memberikan pidatonya dalam kongres International Astronautical Congress (IAC) di Guadalajara, Meksiko, dalam pidato tersebut Musk menguraikan rencana ambisus SpaceX untuk menjajah Mars. Musk mengungkapkan jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk membeli 1 tiket menuju planet mars adalah senilai 200.000 dollar AS, harga tiket tersebut bisa turun setelah roket dan pesawatnya dapat digunakan berulang kali, sehingga dapat dijangkau oleh orang banyak.

Menjelajah sambil berlibur ke ke planet Mars merupakan kesempatan untuk merasakan sebuah petualangan yang besar dan luar biasa, namun satu kualifikasi yang pasti didalamnya adalah bertahan hidup, dimana dalam mengikuti misi ini memilki tingkat risiko kematian yang sangat tinggi.

"Perjalanan pertama ke Mars akan jadi benar-benar sangat berbahaya, risiko kematian akan sangat tinggi." kata Musk dalam pidatonya. Musk juga menyarankan untuk tidak mengirim anak-anak dalam misi tersebut.

Orang-orang pertama yang nantinya menginjakan kaki di planet Mars harus berurusan dengan serangan radiasi, panasnya jilatan api dari sinar matahari, lemahnya gravitasi, dingin, dan bahkan tanah beracun. Namun menurut Musk hal tersebut haruslah dapat dihadapi jika manusia ingin menjadi spesies multiplanet.

Musk memang telah lama mengatakan bahwa tujuannya mendirikan SpaceX pada tahun 2002 adalah untuk membantu manusia tinggal di Mars. dan menjadi spesies multiplanet.

Dalam misi mengirimkan orang-orang pertama yang menjajah Mars akan dilakukan oleh SpaceX menjelang tahun 2024, dan untuk mempersiapkan hal tersebut SpaceX berencana akan mulai mengirim perlengkapan barang yang dibutuhkan di planet Mars tahun 2018 mendatang.

Tampilkan Komentar